Wasiat Sakti & Borne Hebohkan One Day Championship Murai Batu & Lovebird, Gelaran Penutup Radjawali Indonesia di Lapangan Banteng Jakarta

Event bertitel One Day Championship Murai Batu dan Lovebird yang digelar pada hari Minggu, 1 Desember 2019 lalu di Lapangan Banteng Jakarta merupakan gelaran penutup Radjawali Indonesia. Selama 4 kali hari Minggu atau sekitar sebulan ini, Radjawali Indonesia dipercaya oleh Kementerian Lingkungan Hidup cq BKSDA untuk menggelar lomba burung berkicau tingkat nasional.

“Alhamdulillah kita dipercaya untuk menggelar lomba burung di Lapangan Banteng yang beberapa tahun terakhir ini sudah tak lagi digunakan untuk lomba. Dan sekali lagi saya ucapkan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar hingga digelaran terakhir pada 1 Desember 2019 ini. Terimakasih saya sampaikan kepada KLH dan BKSDA yang telah mempercayakan kepada kami,” ujar Mr. Sofyan Juandi, Panglima Radjawali Indonesia saat memberikan sambutan sesaat sebelun lomba dimulai.

Suasana laga kelas Murai Batu 25 G Panglima

Sesuai dengan titelnya, lomba kali ini hanya melagakan 2 jenis burung, yakni Murai Batu dan Lovebird. Meski begitu, tak kurang dari 1000 peserta yang berasal dari berbagai kota di penjuru tanah air hadir mengikuti gelaran ini. Dan sudah barang tentu peserta yang berlaga di semua kelas merupakan burung-burung jawara lomba yang susah memiliki segudang prestasi. Pertarungan di setiap kelaspun berjalan seru karena persaingan yang terjadi begitu ketat.

Juara 1 di kelas Murai Batu 25G Panglima

Salah satu kelas yang cukup menarik perhatian seluruh peserta yang hadir di Lapangan Banteng adalah Murai Batu 25 G Panglima. Di kelas ini, kemenangan mutlak berhasil diraih oleh Wasiat Sakti milik Mr. Teguh yang membawa nama Duta Arwana Cup II Malang. Burung yang dikawal langsung oleh sang pengasuh handal Mr. Eko Solo tersebut tampil cukup istimewa. Dengan gaya sujud yang disertai obral tembakan suara Cililin, Kapas Tembak, Lovebird, Srindit serta Rambatan membuatnya terlihat paling menojol.

Murai Batu Wasiat Sakti berhasil mendapatkan 2 trophy kejuaraan

Sebutan nyeri alias 2 kali juara satu nyaris disandang Wasiat Sakti tatkala mengikuti laga di kelas Murai Batu Ring 25 G Cinta Puspa. Namun sayang, penampilannya di kelas ini mendapat penilaian dari tim Juri yang bertugas dengan 1 bendera merah, dan 4 bendera biru. Kali ini Wasiat Sakti menduduki peringkat runner up atau juara 2. Sedangkan di kelas lainnya, yakni Murai Batu Radjawali, burung yang baru tuntas dari mabungnya ini menduduki peringkat keenam.

Tim Domba Indah SF asal Cirebon

Kesuksesan juga berhasil didapatkan oleh tim Domba Indah SF asal Cirebon yang menurunkan 3 amunisi andalannya, yakni Sinden, Brangus dan Bodrex. Saat berlaga di kelas Murai Batu Ring 25 G Cinta Puspa, Sinden berhasil menduduki puncak podium setelah mengalahkan Wasiat Sakti.

Juara 1 di kelas Murai Batu 25G Cinta Puspa

Sementara itu, persaingan ketat juga terjadi di semua kelas Lovebird, tak terkecuali laga Balibu. Dalam lomba kali Mr. Budi dari Bogor yang mengandalkan penampilan gacoannya bernama Joker. Al hasil, 3 kelas berhasil dikuasai oleh Joker dengan menduduki puncak podium. Dari 7 kelas Balibu, 3 diantaranya berhasil dijuarai oleh Joker dan menyandang sebutan hattrik.

Mr. Budi (kiri) turunkan 2 Lovebird andalannya yang meraih sukses

Ketiga kelas yang berhasil dikuasai oleh Joker adalah Lovebird Balibu Radjawali, Balibu B DKI, dan Balibu 25 G Cinta Puspa.

Juara 1 di kelas Lovebird Balibu 25G Cinta Puspa

Juara 1 di kelas Lovebird Balibu Radjawali

Sedangkan pesaing Joker di kelas Balibu adalah Bocah Nakal milik H. Cempreng dari tim 69 SF asal Karawang. Dari 7 kelas Balibu, Bocah Nakal berhasil menduduki podium juara 1 sebanyak 4 kali alias quattrik. Masing-masing di kelas Lovebird Balibu DPD, Balibu A DKI,  Balibu A Real One dan Balibu B Real One.

Tim 69 SF asal Karawang

Juara di kelas Lovebird Balibu A DKI

Sementara dalam kategori Lovebird Dewasa, penampilan apik ditunjukkan oleh Borne, milik H. Roby dari tim Satria Muda BC. Tak tanggung-tanggung, dalam lomba kali ini Borne yang dulunya adalah Lovebird bernama Jarwo ini berhasil menduduki puncak podium kejuaraan sebanyak 4 kali alias quattrik.

Tim Satria Muda BC

Penampilan Borne dalam lomba kali inipun mencuri perhatian seluruh kekekmania yang menyaksikannya. Dengan durasi yang sangat panjang, Borne mampu mangatur waktu jedanya dengan cukup rapat hingga selalu mengumpulkan point tertinggi di empat kelas.

Juara 1 di kelas Lovebird Bebas Aksi 25G Cinta Puspa

Masing-masing di kelas Lovebird Bebas Aksi 25 G Cinta Puspa, Bebas Aksi 25 G Panglima, Bebas Aksi DPD, Bebas Aksi Radjawali. Keistimewaan yang dimiliki Borne nyaris sapu bersih semua kelas Bebas Aksi. Dari 6 kelas Bebas Aksi, 4 kelas berhasil dimenangkannya, sedangkan 2 kelas lainya terlewatkan.

Juara 1 di kelas Lovebird Bebas Aksi 25G Panglima

Gelaran akbar di Lapangan Banteng pada hari Minggu lalu juga menjadi ajang bergengsi bagi tim-tim besar di blok barat. Salah satu tim yang selalu eksis di setiap event nasional yang di gelar di Jakarta adalah tim TCR. Tim yang dikomandani oleh H. Amin tersebut menurunkan seluruh Murai Batu yang jadi amunsi andalannya. Alhasil, beberapa diantaranya berhasil menduduki peringkat kejuaraan.

Tim TCR Jakarta

Selain tim TCR, tim yang juga mendulang sukses di gelaran kali ini adalah Keluarga SF asal Depok. Dengan menurunkan seluruh amunisinya, beberapa diantaranya berhasil menyaber predikat juara. Salah satunya adalah Lovebird bernama Yakin yang berhasil menduduki peringkat juara 1 di kelas Dewasa Umum DPD, dan juara 2 di kelas Bebas Aksi Radjawali.

Tim Keluarga SF asal Depok

Dan yang tak mau melewatkan begitu saja gelaran kali ini adalah tim AJSF dan SPLN. Meskipun beberapa amunisi andalan yang diturunkan tampil kurang maksimal, namun gelaran kali ini memberikan nilai prestisius tersendiri bagi mereka. Mengingat yang berlaga dalam lomba kali ini merupakan jawara-jawara gantangan.

Tim AJSF feat SPLN

Atas kehadiran dan pasrtisipasi seluruh peserta dalam lomba kali ini, Mr. Sofyan Juandi mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. “Saya juga mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh juara yang telah menunjukkan penampilan terbaiknya. Dan bagi yang belum berhasil, semoga lomba ini menjadi ajang pelatihan serta pembelajaran agar kedepannya bisa lebih bagus lagi. Selain itu, saya juga menyampaikan permohonan maaf bilamana terdapat kesalahan maupun kekurangannya,” pungkasnya.

Tim Rawit SF

Tim Batik SF

Juara 1 di kelas Lovebird Bebas Aksi Radjawali

Juara 1 di kelas Murai Batu Ring DPD

Juara 1 di kelas Murai Batu Radjawali

Juara 1 di kelas Lovebird Dewasa Point 2500 25G Cinta Puspa

Juara 1 di kelas Lovebird Pemula A

Juara 1 di kelas Lovebird Dewasa Point 2000 25G Panglima

Juara 1 di kelas Lovebird Dewasa Point 1500 A DKI

Juara 1 di kelas Lovebird Bebas Aksi DKI

Juara 2 di kelas Lovebird Balibu Radjawali

Untuk melihat daftar kejuaraan One Day Championship Murai Batu dan Lovebird secara lengkap buka tautan berikut ini https://mediaradjawali.com/daftar-juara-one-day-championship-murai-batu-lovebird-di-lapangan-banteng-jakarta.html

Related

JOIN THE DISCUSSION