sangkar radjawali

KUMPUL SATU TITIK KOMUNITAS & BANJIR SAWERAN BAGI PEMAKAIAN SANGKAR EBOD

Daftar Juara Anniversary Pertama Ronggolawe Restu BC

Kesuksesan gelaran Anniversary Ronggolawe Restu BC tergantung penjurian.
Kesuksesan gelaran Anniversary Ronggolawe Restu BC tergantung penjurian.
Kesuksesan gelaran Anniversary Ronggolawe Restu BC tergantung penjurian.
Kesuksesan gelaran Anniversary Ronggolawe Restu BC tergantung penjurian.

Pada gelaran anniversary Ronggolawe Restu BC jadi ajang kumpul satu titik komunitas. Anis kembang, branjangan, Tledekan, kenari, terutama kelas cucak hijau dan murai batu. 489 peserta memenuhi hampir semua kelas yang di pertandingan bahkan ada kelas tambahan di masing-masing komunitas.

Bunda Al saat menyerahkan door prize bagi kicau mania yang beruntung
Bunda Al saat menyerahkan door prize bagi kicau mania yang beruntung

Bunda Al merupakan punya hajat merasa sangat antusias dan menyambut dengan hangat semua komunitas yang hadir pada saat itu.”Alhamdulillah pada anniversary pertama ini kita sukses memberikan¬† yang terbaik dan saweran bagi yang menggunakan sangkar Ebod Strong agar lebih memberikan semangat agar kicau mania memakai produk Ebod,” tegasnya.

Semua yang memakai sangkar Ebod Strong dapat saweran dari B unda Al
Semua yang memakai sangkar Ebod Strong dapat saweran dari B unda Al

Komunitas Branjangan Bramasura memang sudah rutin mengikuti latber setiap hari Minggu pun sangat antusias dan mensukseskan gelaran ini. Dan untuk kelas ini di dominasi Pittbull milik Tores dan Sengkuni milik Yuke Bramasura.

Yuke(kanan) bawa Sengkuni dan Tores (kanan) bawa Pittbull kuasai kelas Branjangan
Yuke (kanan) bawa Sengkuni dan Tores (kanan) bawa Pittbull kuasai kelas Branjangan

“Alhamdulillah Pittbull mau kerja dan tonjolan terutama cililin sangat menyolok dan jadi perhatian juri,” tegas Tores. Pittbull merupakan hasil ternakan dari Sutikno Akong ring SA usianya baru satu tahun. “Dan memang terbukti ring SA sangat berkualitas dan sebelumnya pada kopdar Branjangan di Jawa Tengah juga dapat juara,” ujarnya. Sutikno

Ring SA terbukti berkualitas bisa jadi jawara di tingkat masional
Ring SA terbukti berkualitas bisa jadi jawara di tingkat masional

Akong ditemui Media Radjawali saat usai lomba pun sangat mendukung gelaran ini. “Puji Tuhan hasil ternakan saya memang banyak yang sudah berprestasi di even-even nasional seperti piala Radja dan pada tanggal 24 Juni mendatang kita akan hadir di Kopdar Nasional di Jakarta, Bramasura akan turun ‘full team’ kesana, semoga dapat hasil yang memuaskan,” ungkapnya. Komunitas Tledekan pun tidak mau ketinggalan ramaikan gelaran.

Komunitas Tledekan kompak di gelaran ini
Komunitas Tledekan kompak di gelaran ini

Dan menjadi bintang saat itu Zenix milik Abah Ayik Arindo SF dan MUROTTAL milik Santos Delta SF. Sedangkan komunitas kenari juga memberikan sumbangsih kemeriahan di even tersebut, awalnya cuma dua kelas tapi pihak komunitas menambah satu kelas dan sampai akhir lomba.

Komunitas Kenari berfoto bersama Bunda Al di akhir lomba
Komunitas Kenari berfoto bersama Bunda Al di akhir lomba

Kru Boyo 6 memang salah satu komunitas kenari yang aktif di setiap lomba. Prasetyo salah satu kru Boyo 6 jadi salah satu motor penggerak untuk mengikuti setiap even yang ada kelas kenari.

Prasetyo(tengah bertopi) salah satu Kru Boyo 6 sebagai penggerak komunitasnya untuk mengikuti lomba kelas kenari.
Prasetyo(tengah bertopi) salah satu Kru Boyo 6 sebagai penggerak komunitasnya untuk mengikuti lomba kelas kenari.

“Saya membawa gaco lama kru Boyo 6 dan meski belum jadi juara satu tetap kita akan meramaikan gelaran yang ada kelas kenarinya. Pada akhir lomba dipilih burung terbaik dikelas murai batu dan cucak hijau.

Abah Unggul menerima penghargaan murai terbaik berkat Raja Tembak
Abah Unggul menerima penghargaan murai terbaik dari Abah Fauzan berkat Raja Tembak

Sebagai yang terbaik dikelas murai batu Raja Tembak milik H. Unggul Arpak BC mampu menunjukkan performa bagus dan berhasil juara 1 dua kali.

Agung berhasil bawa Halilintar raih yang terbaik dikelas cucak hijau
Agung berhasil bawa Halilintar raih yang terbaik dikelas cucak hijau

Sedangkan cucak hijau terbaik diraih Halilintar milik Agung AKM Surabaya karena berhasil ‘nyeri’ digelaran ini. Pada akhir lomba Zainul selaku pembina juri Ronggolawe merasa berterima kasih pada kicau mania yang hadir. Kesuksesan gelaran ini juga sangat berpengaruh pada juri yang bertugas. Juri Ronggolawe sudah menggunakan sistem terbuka tetapi tetap ada korlap.

Zainul sukses mengawal juri Ronggolawe tentukan para jawara
Zainul sukses mengawal juri Ronggolawe tentukan para jawara

“Ada 4 juri yang bertugas dan tetap didampingi korlap yang bertugas mengingatkan durasi kerja dan kualitas burung yang harus dipantau tapi korlap tidak bisa mengintimidasi juri yang bertugas, jurilah yang menentukan juara ditulis langsung dipapan tulis yang dibawahnya setelah itu di rekap di papan rekap nominasi juara, setelah itu bisa menentukan yang koncer A, B, atau C sesuai dengan pengamatan juri tersebut,” tegasnya.

Eko Wahyudi

Penulis berita media radjawali Indonesia.

sangkar radjawali
Butuh bantuan?