Indukan Mantan Jawara, Buser BF Bandrol Anakan Trah Juara Hingga Jutaan Rupiah

Trah indukan adalah hal utama dalam melakukan breeding atau beternak Muray Batu. Karena dari indukan berkualitas akan keluar anakan yang berkualitas pula. Hal itulah yang dijadikan pedoman oleh Mr. Handoko, S.Kp, pemilik Buser BF dalam melakukan breeding. Kini permintaan dan pesanan akan anakan dari kandangnya mengalir deras.

Mr. Handoko, S.Kp

Banyak pesanan yang masuk bahkan hingga luar pulau jawa, anakan dari kandang saya ( Ring HDK ) semua habis terjual sampai saya tidak sempat menyimpan anakan untuk saya sendiri”. Ujar Mr. Handoko, S.Kp pemilik Buser BF dari Kasembon saat ditemui langsung oleh Media Radjawali.com

Murai Batu Yang bernama Buser

Mr. Handoko S,Kp sendiri awal mula bergelut dalam bidang ternak burung dari jenis Murai Batu ini dimulai sejak bulan Juli tahun 2014, yang diawali hanya dengan beberapa indukan yang tidak lain adalah mantan gacoan yang dulunya sering berprestasi di event regional dan event nasional sebelum beliau memutuskan untuk dijadikan materi kandang ternaknya.

 

Hingga sekarang Mr. Handoko, S.Kp telah memiliki indukan sebanyak 28 pasang dan sisanya lagi masih ada 7 pasang yang sedang dalam proses penjodohan, tentunya semua indukan yang dimiliki oleh Mr. Handoko, S.Kp tersebut sudah lolos uji kualitas sebelum di putuskan sebagai materi kandang.

Anakan Trah Rontok

Beberapa indukan andalan dari kandang Buser BF milik Mr. Handoko, S. Kp yang anakannya di bandrol dari harga 4,5 juta rupiah sampai dengan 8 juta rupiah per pasangnya adalah dari trah Reog, Rontok, Rambo, Mantri, Kancil, Blacktail. Sedangkan khusus untuk anakan dari trah Buser yang menjadi andalan farm Mr. Handoko, S.Kp ini, di bandrol mulai dari harga 7 juta rupiah sampai dengan 12 juta rupiah per ekornya.

Anakan Trah Black Tail

Mr. Handoko, S.Kp sendiri mengakui bahwa, di saat awal memutuskan untuk bergelut dalam bidang ini ada banyak kesulitan yang harus dilalui oleh beliau. Apa lagi dalam hal perjodohan untuk indukan baru yang disiapkan untuk materi kandang, setelah calon indukan mau berjodoh tak lantas mereka bisa langsung ber reproduksi setelahnya, bahkan ada indukan yang sampai membuang telur atau anaknya sendiri.

Anakan Trah Buser

Seiring berjalannya waktu permasalahan yang beliau hadapi ini mulai memunculkan titik terang, dengan menetasya salah satu anakan dari indukan yang bernama Buser ini menjadi titik balik kesuksesan Mr. Handoko, S.Kp dalam menggeluti dunia ternak Murai Batu ini.

Mr. Handoko Bersama Mr. Fikri ( Manado ) Adopsi Trah Buser

“Saya yakin masalah seperti ini tidak hanya saya saja yang mengalami, bahkan mungkin semua peternak Murai Batu pernah mengalami sama seperti yang saya rasakan, intinya kita harus sabar dan telaten, dan jangan mudah putus asa terutama saat proses penjodohan”  ujar Mr. Handoko, S.Kp.

Mr. Handoko Bersama Pembeli

Anakan Trah Reoq terjual

Mr. Handoko Bersama Pembeli

Anakan Trah Buser SUdah Menjadi Rebutan Sejak Piyik

Related

JOIN THE DISCUSSION