Fachri Ramadhan Sutriaman, Juri Junior Radjawali Indonesia Yang Berbakat

Ada yang menarik di gelaran rutin gantangan Pasmod feat Radjawali Indonesia pada hari Jumat, 5 Juni 2020 kemarin. Diantara sederet Juri yang bertugas, terdapat seorang anak kecil yang terlihat mengenakan seragam dan nampak serius melakukan penilaian terhadap burung-burung yang tengah berlaga. Siapakah dia?

Fachri Ramadhan Sutriaman saat beraksi di kelas Cucak Ijo A

Dia adalah Fachri Ramadhan Sutriaman, putra kedua Mr. Andi Jenifer, Kadiv Kegiatan Radjawali Indonesia. Kehadiran bocah yang baru duduk di kelas 4 di tengah-tengah tim Juri Radjawali Indonesia yang tengah bertugas dalam Latber Jum’at gantangan Pasmod tersebut bukan cuma main-main. Rupanya ia tengah belajar melakukan penjurian terhadap burung-burung yang berlaga.

Fachri saat menilai laga di kelas Kacer A

Kegiatan bocah yang akrab dipanggil Fachri ini atas keinginannya sendiri dam mendapat suport dari sang ayah, Mr. Andi Jenifer. Untuk itu, iapun mendapat banyak bimbingan dari para Juri senior Radjawali Indonesia, salah satunya adalah Mr. Fery Sulistyo.

Fachri didampingi sang ayah, Mr. Andi Jenifer saat menilai laga Muray Batu A

Saat ditemui Media Radjawali Indonesia.com usai melakukan penjurian, Mr. Fery Sulistyo mengungkapkan bahwa Fachri cukup berbakat dalam melakukan penilaian. “Dari penilaiannya sudah cukup bagus. Semua yang dibidik oleh Fachri masuk dalam nominasi pengajuan kita para Juri. Bahkan beberapa diantaranya menjadi juara 1 dan 2, yang berarti bidikannya sudah tepat. Hanya perlu sedikit bimbingan dan polesan agar bisa menjadi Juri Junior profesional,” ungkapnya.

Meski begitu, keikutsertaan bocah yang lahir pada tanggal 15 September 2009 tersebut dalam penjurian di Latber gantangan Pasmod ini tidak masuk dalam penilaian resmi tim Juri. “Jadi penilaian yang dilakukan Fachri hanya sebatas belajar saja dan tidak masuk dalam pengajuan tim Juri,” jelas Mr. Fery lebih lanjut.

Bakat yang dimiliki Fachri ini diakui oleh Mr. Andi Jenifer sudah terlihat sejak masih usia 7 tahun. “Dari dulu dia sering ikut ke gantangan. Nah dari situ mungkin Fachri mulai belajar tentang lomba burung. Baru sekitar 2 tahun yang lalu dia mulai bisa menilai burung yang menurut dia bagus. Baru setahun belakangan ini bakatnya mulai terasah dan pilihannya banyak yang tepat. Sebagai orang tua, saya tentu memberikan dukungan dan bimbingan agar apa yang diinginkan bisa tercapai. Karena dia bercita-cita kalau sudah besar nanti pingin jadi Juri katanya,” ungkap Mr. Andi Jenifer.

Saat ditemui Media Radjawali Indonesia.com usai acara Latber, Fachripun mengungkapkan bahwa dia suka dengan burung sejak masih belum sekolah. Dan saat ini, bocah yang duduk di bangku kelas 4 SDI Al Akhyar, Kayu Tinggi, Jakarta Timur tersebut mulai aktif belajar menjuri di acara-acara latberan gantangan Pasmod. Fachri sendiri merupakan satu-satunya Juri Junior Radjawali Indonesia. Selain menyukai dunia perburungan, Fachri juga aktif dalam kegiatan sepak bola anak dan tergabung dalam Babek FA sejak usia 8 tahun. Tetap semangat dan jangan sampai melupakan kewajiban belajar sekolahnya ya dek Fachri.

Related

JOIN THE DISCUSSION